Kandungan Logam Berat pada Kerang Darah (Anadara Granosa), Air Laut dan Sedimen di Perairan Tanjung Balai dan Bagan Siapi Api.
DOI:
https://doi.org/10.15578/jpbkp.v9i5.467Keywords:
Heavy Metal, Anadara Granosa, Tanjung Balai Waters and Bagan Siapi api Waters.Abstract
         Penelitian ini dilakukan di perairan Tanjung Balai dan Bagan Siapi‑api. Di setiap lokasi diamati 6 stasiun pengamatan, 3 stasiun berjarak 1 mil dan 3 stasiun yang lain berjarak 2 mil dari garis pantai dan setiap stasiun pengarnatan masing‑masing berjarak 1 mil. Jenis contoh yang diamati adalah air laut, sedimen dan kerang darah (Anadara granosa). Contoh kerang dianalisis terhadap kandungan logarn berat yaitu Hg, As, Cd, Cu and Pb, contoh air dan sedimen hanya diamati kandungan merkurinya. Pengamatan kualitas air yang meliputi pH, DO, COD dan salinitas serta kondisi fisik perairan dilakukan sewaktu pengambilan contoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada waktu pengambilan contoh pada bulan April, Juni dan Agustus 2002 di perairan Tanjung Balai dan Bagan Siapi‑api belum terjadi pencemaran logarn berat merkuri pada air laut dan sedimen. Pada kerang darah, kandungan logarn merkuri, arsen, kadmium, tembaga dan timbal juga masih dalam batas aman untuk dikonsurnsi.ÂDownloads
Published
2018-05-04
Issue
Section
Artikel
License
Ketentuan Transfer Hak Cipta
Penulis dalam melakukan submisi secara daring memahami bahwa apabila naskahnya diterima untuk dipublikasi maka hak cipta dari naskah tersebut akan diberikan kepada Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak ekslusif untuk mereproduksi dan mendistribusi artikel dalam semua bentuk media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.