Aktivitas Sitotoksik, Induksi Apoptosis dan Ekspresi Gen P53 Fraksi Metanol Spons Petrosia cf nigricans Terhadap Sel Tumor Hela

Authors

  • Muhammad Nursid Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
  • Thamrin Wikanta Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
  • Nurrahmi Dewi Fajarningsih Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
  • Endar Marraskuranto Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

DOI:

https://doi.org/10.15578/jpbkp.v1i2.392

Keywords:

sponge, Petrosia of nigricans, cytotoxic, apoptosis, p53 gene, HeLa cell line

Abstract

Spons merupakan hewan invertebrata laut yang kaya akan kandungan senyawa bioaktif. Senyawa bioaktif dari spons banyak dieksplorasi sebagai bahan obat antitumor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik, induksi apoptosis dan ekspresi gen p53 fraksi metanol spons Petrosia cf. nigricans terhadap sel tumor HeLa. Uji aktivitas pendahuluan dan sitotoksik masing‑masing dilakukan dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dan MTT ([3‑(4,5‑dimethylthiazol‑2yl)‑2,5‑diphenyltetrazolium bromide]) assay. Induksi apoptosis dilakukan dengan metode pengecatan menggunakan akridin oranye dan etidium bromida. Analisis PCR menggunakan primer p53 dilakukan untuk mengetahui ekspresi gen p53. Hasil uji BSLT memperlihatkan bahwa ekstrak kasar P. cf nigricans memiliki aktivitas tahap awal yang sangat baik dengan LC50 = 23,4 µg/mL. Hasil uji MTT menunjukkan bahwa fraksi metanol memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel HeLa dengan nilai LC50 sebesar 11,9 µg/mL. Berdasarkan uji induksi apoptosis metode pengecatan dapat dinyatakan bahwa fraksi metanol mampu menginduksi peristiwa apoptosis pada sel HeLa. Fraksi metanol juga mampu meningkatkan ekspresi gen p53.

Downloads

Published

2007-12-19