Sitotoksisitas Ekstrak Aseton Dan Kandungan Fukosantin Rumput Laut Sargassum
DOI:
https://doi.org/10.15578/jpbkp.v10i2.254Keywords:
Sargassum cinerum, Sargassum polycystum, sitotoksisitas, kandungan fukosantinAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik dua jenis algae coklat (Sargassum cinerum dan Sargassum polycystum) dan kandungan fukosantin kedua jenis rumput laut tersebut. Rumput laut diperoleh dari pantai Binuangeun, Lebak, Banten, Indonesia. Ekstrak aseton yang diperoleh dipekatkan dengan menggunakan konsentrator vakum. Aktivitas sitotoksik terhadap sel HeLa dan T47D dievaluasi dengan menggunakan uji MTT (3-(4,5-dimethylthiazol-2-yl)-2,5-diphenyltetrazolium bromide). Kandungan fukosantin pada ekstrak aseton S. cinerum dan S. polycystum dianalisis dengan menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Hasil uji sitotoksik memperlihatkan bahwa ekstrak S. cinerum dan S. polycystum memiliki aktivitas sitotoksik yang lebih tinggi terhadap sel T47D dibanding terhadap sel HeLa. Nilai IC50 S. cinerum dan S. polycystum terhadap sel T47D masing-masing sebesar 79,2 dan 52,2 µg/ml. Analisis KCKT memperlihatkan kadar fukosantin pada ekstrak aseton S. cinerum dan S. polycystum masing-masing sebesar 0,179 dan 0,318 mg/g ekstrak.Downloads
Published
2015-12-04
Issue
Section
Artikel
License
Ketentuan Transfer Hak Cipta
Penulis dalam melakukan submisi secara daring memahami bahwa apabila naskahnya diterima untuk dipublikasi maka hak cipta dari naskah tersebut akan diberikan kepada Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak ekslusif untuk mereproduksi dan mendistribusi artikel dalam semua bentuk media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.