Pengaruh Alkalinisasi Selulosa terhadap Produksi Sodium Karboksimetil Selulosa.

Authors

  • Jamal Basmal Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.
  • Dina Andhita Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.
  • Sediarso Sediarso Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.

DOI:

https://doi.org/10.15578/jpbkp.v11i4.477

Keywords:

Alkalicellulose, Sodium Carboxymethyl Cellulose.

Abstract

           Penelitian pemanfaatan limbah pengolahan rumput laut sebagai bahan dasar untuk pembuatan sodium karboksimetil selulosa telah dilakukan. Limbah pengolahan rumput laut Gracilaria verucosa terlebih dahulu diekstrak selulosanya melalui proses pemanasan dalam larutan NaOH 40% (b/v) pada suhu 1000C selama 3 jam. Selulosa yang diperoleh kemudian direndam dalam larutan NaOH 30%, 40%, 50%, dan 60% selama 4 jam pada suhu kainar. Rasio sefulosa : larutan NaOH adalah 1:20 (b/v). Proses eterifikasi dilakukan pada suhu 600C selama 2 jam. Nilai sodium karboksimetil selulosa (Na‑CMC) terbaik ditemukan pada perlakuan alkalinisasi selulosa menggunakan larutan NaOH 40% ditinjau dari kandungan Na dalam Na­CMC sebesar 8,8%, kelarutan membutuhkan 24,8 ml air untuk melarutkan 1 g Na‑CMC, kekentalan 35 cPs, kadar air 9,9%, derajat substitusi 0,8, kadar abu 1,6%, kadar abu tak larut asam 0,2% dengan hasil 82,6%.

Downloads

Published

2018-05-04