Pengaruh Perlakuan Alkali dan Volume Larutan Pengekstrak terhadap Mutu Karaginan dari Rumput Laut Eucheuma Cottonii.
DOI:
https://doi.org/10.15578/jpbkp.v9i5.466Keywords:
Eucheuma Cottonii, Physico Chemical, Characteristics of Carrageenan.Abstract
          Penelitian ekstraksi rumput laut Eucheuma cottonii menjadi karaginan kertas telah dilakukan. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan acak lengkap dengan variasi perlakuan bahan baku yaitu rumput laut yang diberi perlakukan KOH 6% dan 8% dan volume larutan pengekstrak 60 kali dan 50 kali dari bobot rumput laut kering. Percobaan dilakukan dengan 3 kali ulangan. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan larutan KCI 0,1% selama 3 jam pada suhu 90‑950C. Pengamatan dilakukan terhadap rendemen karaginan, sifat kimia (kadar air, abu, abu tak larut asam, sulfat dan 3,6‑anhydrogalaktosa) dan sifat fisik (kekuatan gel dan kekentalan) karaginan yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan rumput laut yang diberi perlakuan KOH 6% menghasilkan rendemen dan kekentalan larutan karaginan yang lebih baik sedangkan perlakuan KOH 8% menghasilkan karaginan yang mempunyai kadar air, kadar abu dan kadar abu tak larut asam yang lebih baik. Perlakuan terhadap bahan baku rumput laut dan volume larutan pengekstrak tidak berpengaruh nyata terhadap kadar sulfat dan kekuatan gel yang dihasilkan. Jika rendemen dan kekuatan gel diprioritaskan maka dalam ekstraksi karaginan dapat disarankan menggunakan rumput laut yang telah diberi perlakuan KOH 6% dan diekstraksi dengan larutan KCI 0,1% selama 3 jam dengan volume larutan pengekstrak 60 kali bobot rumput laut kering.Downloads
Published
2018-05-04
Issue
Section
Artikel
License
Ketentuan Transfer Hak Cipta
Penulis dalam melakukan submisi secara daring memahami bahwa apabila naskahnya diterima untuk dipublikasi maka hak cipta dari naskah tersebut akan diberikan kepada Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak ekslusif untuk mereproduksi dan mendistribusi artikel dalam semua bentuk media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.