Karakterisasi Enzim Selulase PMP 0126Y dari Limbah Pengolahan Agar
DOI:
https://doi.org/10.15578/jpbkp.v8i2.41Keywords:
limbah pengolahan agar, selulase, karakterisasi, isolat PMP 0126YAbstract
Hasil penapisan bakteri penghasil enzim selulase terdahulu mendapatkan isolat PMP 0126 sebagai isolat yang berpotensi yang diisolasi dari limbah pengolahan agar skala UKM di Pamengpeuk, Garut. Isolat tersebut ternyata belum merupakan koloni tunggal, terdiri dari 2 isolat bakteri yaitu PMP 0126Y dan PMP 0126W. Isolat PMP 0126Y memiliki kemampuan mendegradasi selulosa yang lebih besar dibanding PMP 0126W. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memproduksi dan mengkarakterisasi enzim selulase dari isolat PMP 0126Y, serta mengidentifikasi isolat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enzim selulase diproduksi optimum pada hari ke-3 kultivasi menggunakan medium cair berisi CMC 1%. Enzim kasar yang diperoleh dapat bekerja optimal pada suhu 30 °C dan pH 5, dapat ditingkatkan aktivitasnya dengan ion logam dalam bentuk garam CaCl2 dan ZnCl2 5 mM.. Pemurnian dengan sistem penukar anion dapat meningkatkan aktivitas enzim 15x dengan perolehan 20%. Dari hasil SDS-PAGE terlihat bahwa ada 3 selulase dengan perkiraan berat molekul 39, 30, dan 14 kDa. Enzim kasar ini memiliki kemampuan menghidrolisis limbah pengolahan agar sebaik ketika memecah substrat CMC, yang mengindikasikan bahwa enzim dari isolat ini berpotensi sebagai kandidat agen sakarifikasi pada produksi bioetanol. Identifikasi bakteri dengan 16S-rDNA menunjukkan bahwa isolat ini memiliki kemiripan 96% dengan bakteri Chryseobacterium indologenes McR-1.Downloads
Published
2013-12-29
Issue
Section
Artikel
License
Ketentuan Transfer Hak Cipta
Penulis dalam melakukan submisi secara daring memahami bahwa apabila naskahnya diterima untuk dipublikasi maka hak cipta dari naskah tersebut akan diberikan kepada Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak ekslusif untuk mereproduksi dan mendistribusi artikel dalam semua bentuk media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.