Formulasi Hidrogel dari Polivinil Pirolidon dan k/i-Karaginan untuk Bahan Pembalut Luka

Authors

  • Bagus Sediadi Bandol Utomo Pusat Penelitian dan Pengembangan Daya Saing Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Indonesia
  • Dina Fransiska Pusat Penelitian dan Pengembangan Daya Saing Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Indonesia
  • Muhamad Darmawan Pusat Penelitian dan Pengembangan Daya Saing Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15578/jpbkp.v11i1.258

Keywords:

Eucheuma cottonii, Eucheuma spinosum, hidrogel, karaginan, rumput laut

Abstract

Karaginan merupakan hidrokoloid yang dihasilkan dari rumput laut merah (Rhodophyceae), k-karaginan dihasilkan dari Eucheuma cottonii dan i-karaginan dari Eucheuma spinosum.  Kedua jenis karaginan tersebut sangat berlainan sifat fungsionalnya yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan hidrogel sebagai bahan pembalut luka. Sifat hidrogel yang dimanfaatkan adalah kemampuannya mengekang air dan biokompatibel terhadap tubuh yaitu bersifat lembut, memiliki fleksibilitas tinggi, tidak dapat ditembus mikroba, mudah dilalui oksigen dan mudah disterilkan terutama dengan radiasi sinar gamma. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi campuran i- dan k-karaginan dalam pembuatan hidrogel untuk bahan pembalut luka. Metoda yang dipakai meliputi ekstraksi dan karakterisasi i- dan k- karaginan, formulasi i- dan k- karaginan dalam pembuatan hidrogel dan karakterisasinya. Dari hasil penelitian diperoleh formulasi hidrogel terbaik dengan perbandingan i- dan k- karaginan 3:2 yang mempunyai daya serap air 3,40%, nilai elongasi 100%, tegangan tarik 0,33 kg/cm2, nilai fraksi gel 98,53% dan kelengketan terhadap kulit paling rendah. 

Downloads

Published

2016-06-08

Issue

Section

Artikel