Hubungan Antara Musim Dengan Kadar Caulerpin Dalam Cauterpa Racemosa
DOI:
https://doi.org/10.15578/jpbkp.v10i3.359Keywords:
Caulerpa racemosa, caulerpin and season effect.Abstract
Makroalga hijau Caulerpa racemosa dipanen pada dua musim berbeda, yaitu pada musim penghujan (Mei 2003) dan pada musim kemarau (Agustus 2003). Senyawa Caulerpin diekstrak dari Caulerpa racemosa dengan metanol, kemudian ekstrak metanol tersebut dihitung rendemennya dan dianalisis kadar caulerpinnya. Spektra FTIR dari ekstrak metanol menghasilkan puncak‑puncak absorpsi yang khas pada frekuensi 3500 cm‑1 (‑OH), 1638 cm‑' (‑NH), 1421 cm‑1 (‑C=C‑), dan 1168 cm‑1 (‑0‑). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendernen ekstrak metanol pada musim penghujan (3,49%) lebih tinggi dari pada musim kemarau (2,22%). Perhitungan kadar caulerpin dilakukan berdasarkan log [Po/P] puncak karakteristik spektra Fourier TransferÂInfra Red (FT‑IR). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa konsentrasi caulerpin pada musim penghujan 19,4 % lebih tinggi daripada musim kemrau.Downloads
Published
2017-07-04
Issue
Section
Artikel
License
Ketentuan Transfer Hak Cipta
Penulis dalam melakukan submisi secara daring memahami bahwa apabila naskahnya diterima untuk dipublikasi maka hak cipta dari naskah tersebut akan diberikan kepada Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak ekslusif untuk mereproduksi dan mendistribusi artikel dalam semua bentuk media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.