Formulasi Hidrogel dari Polivinil Pirolidon dan k/i-Karaginan untuk Bahan Pembalut Luka
DOI:
https://doi.org/10.15578/jpbkp.v11i1.258Keywords:
Eucheuma cottonii, Eucheuma spinosum, hidrogel, karaginan, rumput lautAbstract
Karaginan merupakan hidrokoloid yang dihasilkan dari rumput laut merah (Rhodophyceae), k-karaginan dihasilkan dari Eucheuma cottonii dan i-karaginan dari Eucheuma spinosum. Â Kedua jenis karaginan tersebut sangat berlainan sifat fungsionalnya yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan hidrogel sebagai bahan pembalut luka. Sifat hidrogel yang dimanfaatkan adalah kemampuannya mengekang air dan biokompatibel terhadap tubuh yaitu bersifat lembut, memiliki fleksibilitas tinggi, tidak dapat ditembus mikroba, mudah dilalui oksigen dan mudah disterilkan terutama dengan radiasi sinar gamma. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi campuran i- dan k-karaginan dalam pembuatan hidrogel untuk bahan pembalut luka. Metoda yang dipakai meliputi ekstraksi dan karakterisasi i- dan k- karaginan, formulasi i- dan k- karaginan dalam pembuatan hidrogel dan karakterisasinya. Dari hasil penelitian diperoleh formulasi hidrogel terbaik dengan perbandingan i- dan k- karaginan 3:2 yang mempunyai daya serap air 3,40%, nilai elongasi 100%, tegangan tarik 0,33 kg/cm2, nilai fraksi gel 98,53% dan kelengketan terhadap kulit paling rendah.ÂDownloads
Published
2016-06-08
Issue
Section
Artikel
License
Ketentuan Transfer Hak Cipta
Penulis dalam melakukan submisi secara daring memahami bahwa apabila naskahnya diterima untuk dipublikasi maka hak cipta dari naskah tersebut akan diberikan kepada Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak ekslusif untuk mereproduksi dan mendistribusi artikel dalam semua bentuk media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.