Skrining Senyawa Bioaktif Ekstrak Metanol dari Karang Lunakalcyoniidae.

Penulis

  • Muhammad Nursid Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.
  • Ifah Munifah Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.
  • Hedi Indra Januar Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.

DOI:

https://doi.org/10.15578/jpbkp.v11i4.474

Kata Kunci:

Cytotoxicity, Antibacterial, Alcyoniidae, Bioactive Methanol Extract.

Abstrak

            Skrining senyawa bioaktif ekstrak metanol dari karang lunak familia Alcyoniidae telah dilakukan. Uji hayati dilakukan terhadap ekstrak metanol dari 4 jenis karang lunak yaitu Sinularia leptoclados, Lobophytum pauciflorum, Lobophytum A dan Lobophytum B. Skrining dilakukan dengan menggunakan 3 jenis uji hayati yaitu uji toksisitas metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), uji sitotoksisitas menggunakan sel kanker HeLa dengan metode uji 3‑[4,5‑dimethylthiazol‑2yl]‑2,5‑diphenyltetrazolium bromide (MTT assay), dan uji antibakteri menggunakan metode agar difusi. Bakteri yang digunakan adalah Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella typhosa, Bacillus subtillis, Staphylococcus aureus dan Streptococcus mutan. Hasil uji BST menunjukkan bahwa ekstrak metanol dari Lobophytum A dan Lobophytum B bersifat toksik dengan LC 50 < 100 ppm. Hasil uji MTT memperlihatkan bahwa Lobophytum B memiliki efek sitotoksik yang paling baik dengan nilai LC 50 sebesar 27,86 ppm. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa dari 4 jenis karang lunak yang diskrining tidak satupun memiliki aktivitas antibakteri.                        

Diterbitkan

2018-05-04