Kondisi Optimum Produksi Bioetanol Dari Rumput Laut Coklat (Sargassum duplicatum) Menggunakan trichoderma Viride dan Pichia angophorae

Penulis

  • Rodiah Nurbaya Sari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
  • Bagus Sediadi Bandol Utomo Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
  • Armansyah H. Tambunan Institut Pertanian Bogor

DOI:

https://doi.org/10.15578/jpbkp.v9i2.105

Kata Kunci:

bioetanol, lignin, Sargassum duplicatum, Trichoderma viride, Pichia angophorae

Abstrak

Rumput laut coklat Sargassum duplicatum selain banyak digunakan untuk industri makananminuman, kosmetik, dan farmasi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk produksi bioetanol karena kandungan selulosanya tinggi dan ligninnya rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kondisi optimum hidrolisis enzimatis untuk produksi bioetanol dari rumput laut coklat S. duplicatum dengan menggunakan kapang Trichoderma viride dan kondisi optimum untuk fermentasi menggunakan khamir Pichia angophorae sehingga diperoleh rendemen etanol yang tinggi. Metode yang digunakan terdiri dari beberapa tahap yaitu karakterisasi S. duplicatum, hidrolisis enzimatis dengan menggunakan T. viride, dan fermentasi dengan P. angophorae. Etanol kasar (crude) yang dihasilkan berdasarkan waktu optimum dari hidrolisis enzimatis dan fermentasi kemudian didistilasi untuk meningkatkan kadar etanolnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu optimum untuk hidrolisis enzimatis adalah selama 4 hari pada suhu 28 oC dan pH 5,77 dengan aktivitas enzim CMCase 3,48 IU/ml yang menghasilkan gula total 3,01 g/L dan gula pereduksi total 4,26 mg/L. Sedangkan waktu optimum untuk fermentasi adalah selama 3 hari pada suhu 29 oC dan pH 4,17 dengan tingkat pertumbuhan (OD 600) P.angophorae 0,48; oksigen terlarut 13,4%; konsentrasi CO2 440,33 mg/L yang menghasilkan kadar etanol kasar 0,04 g/L. Proses distilasi dapat meningkatkan kadar etanol menjadi 10,50 g/L.

Unduhan

Diterbitkan

2014-12-03

Terbitan

Bagian

Artikel