Pengaruh Penambahan Iota Karaginan pada Ekstraksi Agarosa dari Agar Agar menggunakan Cetyl Piridinium Klorida.

Penulis

  • Subaryono Subaryono Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.
  • B.S.B. Utomo B.S.B. Utomo Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.
  • T. Wikanta T. Wikanta Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.
  • N. Satriyana N. Satriyana Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.

DOI:

https://doi.org/10.15578/jpbkp.v9i5.461

Kata Kunci:

Agarosa, Cety piridinium chloride, Iota carrageenan, Extraction process.

Abstrak

Penelitian pemurnian agarosa dari agar‑agar menggunakan cetyl piridinium klorida dengan penambahan iota karaginan telah dilakukan. Faktor    yang diteliti adalah besarnya penambahan iota karaginan yang digunakan dalarn proses tersebut ( 0%; 0,5% ; 1%; 1,5%   dari  bobot  rumput   laut kering) terhadap kualitas agarosa yang dihasilkan. Parameter yang diamati meliputi rendemen  agarosa,  kadar air,  kadar sulfat,  kadar 3,6‑anhidro‑galaktosa, kekuatan  gel,  suhu  pembentukan  gel,  dan  suhu  pelelehan  gel.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi iota karaginan yang paling baik digunakan pada proses tersebut adalah  1 %, yang  menghasilkan agarosa dengan kadar sulfat sebesar 0,59% dan kekuatan gel sebesar 188,14 g/cm'. Perlakuan tersebut tidak   memberikan   pengaruh   yang  nyata   terhadap rendemen, kadar air,  kadar  3,6‑anhidro‑galaktosa, suhu pembentukan gel dan suhu pelelehan gelnya.

Diterbitkan

2018-05-04