PENGGUNAAN ASAP CAIR CAMPURAN BATANG SINGKONG DAN TEMPURUNG KELAPA DALAM PENGOLAHAN IKAN TONGKOL ASAP
DOI:
https://doi.org/10.15578/jpbkp.v4i2.447Kata Kunci:
liquid smoke, cassava stem, coconut shell, smoked fish, pyrolysisAbstrak
Ikan asap yang banyak dipasarkan di Indonesia kebanyakan merupakan hasil pengasapan langsung dari pembakaran kayu, tempurung atau sabut kelapa. Cara pengasapan ini banyak kekurangannya diantaranya kurang efektif dalam penggunaan asap, menyebabkan polusi udara, dan kurang praktis. Untuk memperbaiki cara pengasapan ini sekaligus untuk meningkatkan kualitas ikan asap, telah dilakukan penelitian mengenai penggunaan asap cair untuk pengolahan ikan asap. Asap cair yang digunakan berasal dari pembakaran campuran batang singkong dan tempurung kelapa, sedangkan ikan yang digunakan adalah ikan tongkol (Euthynnus affinis). Percobaan pengasapan dilakukan dengan variasi konsentrasi asap cair 0,5; 1,0; 1,5; 2,0% dengan lama perendaman 30 dan 60 menit. Hasilnya menunjukkan bahwa asap cair dengan konsentrasi 2% dan lama perendaman 30 menit menghasilkan ikan tongkol asap dengan mutu terbaik yaitu paling disukai konsumen dengan nilai organoleptik paling tinggi serta tidak ditemukan adanya senyawa benzo(a)piren.Unduhan
Diterbitkan
2009-12-19
Terbitan
Bagian
Artikel
Lisensi
Ketentuan Transfer Hak Cipta
Penulis dalam melakukan submisi secara daring memahami bahwa apabila naskahnya diterima untuk dipublikasi maka hak cipta dari naskah tersebut akan diberikan kepada Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak ekslusif untuk mereproduksi dan mendistribusi artikel dalam semua bentuk media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.