Mutu Protein Dendeng Ikan Hiu yang Diolah Dengan Cara Pengeringan Berbeda
DOI:
https://doi.org/10.15578/jpbkp.v5i1.429Kata Kunci:
dried spiced shark, drying methods, protein quality, amino acid contentsAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu protein dendeng ikan hiu (Chiloscyllium sp.) yang dikeringkan dengan menggunakan tiga jenis metode pengeringan yang berbeda, yaitu pengeringan dengan sinar matahari, oven udara panas (60°C) dan oven vakum (60°C). Sebelum dikeringkan, irisan daging ikan (ukuran 4 cm x 12 cm x 3 mm) direndam dalam larutan bumbu dan dikeringkan sehingga kandungan airnya berkisar antara 23-25%. Analisis dilakukan terhadap kandungan asam amino bahan baku dan dendeng hiu, dan nilai asam amino digunakan untuk menghitung skor kimia, skor asam amino, dan indeks asam amino. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada daging ikan hiu segar, skor kimia, skor asam amino, dan indeks asam amino esensial lebih tinggi dibandingkan dengan dendeng ikan hiu dengan berbagai cara pengeringan. Secara umum, pengeringan menyebabkan terjadinya penurunan mutu protein dendeng ikan hiu. Skor kimia, skor asam amino, dan indeks asam amino esensial daging ikan hiu segar berturut-turut adalah 65,93; 100,49; dan 89,13; pengeringan oven 56,48; 82,59; dan 75,86; pengeringan sinar matahari 51,15; 61,55; dan 79,43; dan pengeringan oven vakum 51,86; 62,41; dan 72,44. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dendeng ikan hiu dengan pengeringan oven udara panas memiliki nilai skor kimia dan skor asam amino lebih tinggi, sedangkan dendeng dengan pengeringan sinar matahari memiliki indeks asam amino esensial lebih tinggi dari sampel lainUnduhan
Diterbitkan
2010-06-07
Terbitan
Bagian
Artikel
Lisensi
Ketentuan Transfer Hak Cipta
Penulis dalam melakukan submisi secara daring memahami bahwa apabila naskahnya diterima untuk dipublikasi maka hak cipta dari naskah tersebut akan diberikan kepada Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak ekslusif untuk mereproduksi dan mendistribusi artikel dalam semua bentuk media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.