Pengaruh Suhu Eterifikasi Terhadap Kualitas Dan Kuantitas Kitosan Larut Air Yang Dibuat Dari Cangkang Rajungan

Penulis

  • Jamal Basmal Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
  • Agung Prasetyo Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila
  • Yunahara Farida Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.15578/jpbkp.v2i2.453

Kata Kunci:

etherification, water soluble chitosan and degree of substitute, dried crab shell

Abstrak

Penelitian pembuatan kitosan larut air dari cangkang rajungan telah dilakukan dengan perlakuan perbedaan suhu eterifikasi. Perlakuan suhu eterifikasi yang diberikan adalah berturut­ turut: 60, 75, dan 90 ºC, sedangkan rasio antara. kitosan dan monokloroasetat adalah 1 : 0,9 (b/b). Proses eterifikasi untuk semua perlakuan dilakukan selama 4 jam. Hasil penelitian menemukan bahwa suhu eterifikasi berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas kitosan larut air yang dihasilkan. Semakin tinggi suhu eterifikasi yang diberikan, tingkat kelarutan dan rendemen meningkat tetapi menurunkan derajat substitusi (DS) dan tingkat kekentalan. Perlakuan terbaik ditemukan pada suhu eterifikasi 90 ºC ditinjau dari nilai kelarutan 5,4%; DS 1,18; kekentalan 109,5 cPs; rendemen 129,4%; kadar air 9,8% dan kadar abu 2,0%.

Diterbitkan

2007-12-19

Terbitan

Bagian

Artikel